Dokumen

OCR vs AI Document Intelligence: Apa Perbedaannya?

Bedakan pembacaan teks dengan ekstraksi field dan validasi dokumen. Pilih berdasarkan hasil yang dibutuhkan oleh proses Anda.

OCR membaca teks dari dokumen. Document intelligence menambahkan pemahaman struktur agar teks dapat dipetakan menjadi field, tabel, atau informasi yang dibutuhkan sebuah proses. Keduanya tetap memerlukan evaluasi hasil.

Teks terbaca belum tentu siap dipakai

Hasil OCR dapat memuat angka 12345 tanpa menjelaskan apakah angka itu nomor invoice, kode pelanggan, atau jumlah. Proses operasional membutuhkan field yang jelas, misalnya nomor invoice, tanggal, pemasok, dan nilai total. Kemampuan ekstraksi perlu diuji untuk setiap jenis dokumen.

Contoh kebutuhan yang berbeda

Untuk membuat arsip hasil pindai bisa dicari, pembacaan teks mungkin sudah cukup. Untuk mengisi transaksi pembelian, sistem perlu mengenali field dan baris item. Jika data harus cocok dengan pesanan, tambahkan pemeriksaan referensi dan aturan pencocokan setelah ekstraksi.

Ukur kesalahan per field

Nilai kualitas dengan contoh dokumen Anda, termasuk hasil pindai buram dan format pemasok yang berbeda. Confidence dapat membantu menentukan hasil yang perlu direview, tetapi tidak menggantikan pemeriksaan kebenaran bisnis. Kesalahan pada nomor referensi atau nilai total dapat lebih penting daripada kesalahan pada catatan tambahan.

Checklist untuk tim Anda

  • Tentukan hasil akhir: teks, field, atau transaksi tervalidasi.
  • Pisahkan pengujian per format dan kualitas dokumen.
  • Sediakan review untuk field penting yang belum dapat dipercaya.

Rujukan